Danny Pomanto meraih penghargaan IVL Award 2018

Tembuspagi.com- Makassar,  Walikota Makassar Moh Ramdhan Danny Pomanto kembali menunjukkan kualitasnya sebagai pemimpin dengan meraih penghargaan Indonesia Visioner Leader (IVL) Award 2018, dari Koran SINDO dan sindonews.com.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh CEO MNC Grup, Hary Tanoesoedibjo, di Hotel The Westin Jakarta, Selasa (27/3/2018).

Kegiatan tersebut digelar dalam event The Power of Collaboration. Program ini merupakan rangkaian event pemberian apresiasi bagi para pemenang dan peserta Indonesia Visioner Leader.

Danny menjadi satu diantara 12 Kepala Daerah di Indonesia yang dianggap memiliki visi pemerintahan terbaik.

Indonesia Visionary Leader dikemas untuk menguji visi sekaligus kompetensi para pemimpin daerah. Diharapkan setelah mengikuti program yang dicetuskan Divisi Redaksi dan Litbang KORAN SINDO ini, para pemimpin daerah semakin terpacu untuk meningkatkan produktivitas dan kinerja mereka.

“Peningkatan tersebut kemudian diharapkan bisa berimplikasi untuk memupuk keyakinan kepada masyarakat bahwa pemimpin mereka memang memiliki kompetensi yang mumpuni dalam menjalankan pemerintahan,” kata Pemimpin Redaksi KORAN SINDO Pung Purwanto.

Selain Danny, kepala daerah lainnya yang ikut ambil bagian dalam program ini adalah Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah, Wali Kota Bogor Bima Arya, Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah, Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya dan Wali Kota Jambi Syarif Fasha.

Dalam program ini juga diselenggarakan seminar bertema “Pemberdayaan Ekonomi Daerah” dan ” Sinergi BUMN dan Swasta membangun Negeri, serta launching New Look KORAN SINDO.(*)

1 komentar untuk “Danny Pomanto meraih penghargaan IVL Award 2018”

  1. Almost all of whatever you state happens to be astonishingly accurate and that makes me wonder the reason why I had not looked at this in this light previously. Your article really did turn the light on for me as far as this specific topic goes. Nevertheless at this time there is just one point I am not too cozy with and whilst I make an effort to reconcile that with the actual main theme of your position, allow me observe what the rest of the subscribers have to point out.Well done.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *